Jumat, 19 Februari 2016

ipa untuk indonesia

Kata pengantar
Puji syukur mari kita panjatkan kehadirat allah swt, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah laporan penelitian yang berjudul “pencemaran limbah pabrik di sungai serta dampaknya pada populasi ikan”  walaupun dalam bentuk yang seederhana.
Karya ilmiah ini ditulis untuk mejelaskan pengaruh pencemaran limbah pabrik di sungai serta dampaknya pada populasi ikan, menambah wawasan bagi penulis mengenai pengaruh jenis air terhadap kelangsungan hidup ikan serta untuk memenuhi tugas dari guru mata pelajaran ipa.
Ucapan terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu penulis karya ilmiah ini, sehingga dapat terselesaikan dengan baik.Seperti peribahasa, tak ada gading yang tak retak. Karya ilmiah ini tentu masih banyak kekurangannya.Kritik dan saran yang bersifat membangun demi baiknya karya ilmiah berikutnya sangat penulis harapkan untuk kesempurnaan karya ilmiah ini.
Sekian, semoga karya ilmiah ini dapat memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi pembaca.


Pacitan, November 2015

Penulis


ii
DAFTARISI
JUDUL……………………………………………………………i
KATA PENGANTAR........................................................... ii
DAFTAR ISI......................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN..................................................... 1
A.  Latar Belakang Masalah................................................ 1
B.  Rumusan Masalah........................................................... 2
C.  Tujuan Penelitian......................... ……………………….2
D.  Manfaat Penelitian...........................................................2
BAB II TINJAUAN PUSTAKA..................................... 3
A.  Kerangka Teori................................................................ .3
B.  Hipotesis............................................................................4
BAB III METODE PENELITIAN................................. 5
A.  Jenis Penelitian............................................................... 5
B.  Populasi dan Sampel....................................................... 5
C.  Variabel............................................................................. 6
D.  Rancangan........................................................................ 7
E.  Lokasi Dan Waktu............................................................7
F.  Hasil Penelitian................................................................8
G.  Kesimpulan dan Saran.....................................................8
BAB IV DAFTAR PUSTAKA........................................... 9



iii





BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar belakang:
Ekosistem merupakanhal penting dalam kehidupan. Ekosistem merupakan kesatuan populasi dan habitat. Adanya perusakan ekosistem  baik pada populasi maupun pada habitat dapat menyebabkan keseimbangan ekosistem terganggu serta keaneka ragaman hayati berkurang
Pencemaran air dapat diartikan sebagai masuknya suatu mahluk hidup, zat cair atau zat padat, suatu energi atau komponen lain ke dalam air. Sehingga kualitas air menjadi turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak berfungsi lagi sesuai dengan kegunaannya. Tercemarnya suatu air, dapat terjadi secara alami atau disebabkan oleh alam maupun adanya campur tangan manusia, akibatnya air mengalami penurunan akan kualitasnya. Adanya benda-benda asing yang mengakibatkan air tersebut tidak dapat digunakan sesuai dengan peruntukannya secara normal disebut dengan pencemaran air, karena kebutuhan makhluk hidup akan air sangat bervariasi, maka batas pencemaran untuk berbagai jenis air juga berbeda-beda. Sebagai contoh, air sungai di pegunungan yang belum tercemar tidak dapat digunakan langsung sebagai air minum karena belum memenuhi persyaratan untuk dikategorikan sebagai air minum. Salah satu pencemaran air yang sering terjadi ialah pencemaran air sungai. Air sungai menjadi tempat pembuangan akhir dari berbagai macam limbah baik dari limbah rumah tangga (limbah padat maupun limbah cair), limbah industriindustri kecil maupun industri-industri besar disekitar sungai, serta limbah yang berasal dari pegunungan yang berupa vulkanik.
Permasalahaan yang dihadapi dalam penelitian ini adalah tentang pencemaran limbah di sungai yang mengakibatkan populasi ikan semakin menurun. Melambatnya perkembangan populasi ikan sebagai dampak peningkatan pencemaran limbah pabrik terutama limbah pabrik yang membuang limbahnya di sungai, diperparah lagi dengan makin banyak juga limbah rumahan berupa sabun detergen yang dibuang ke sungai. Pencemaran ini akan menyebabkan terjadinya penurunan populasi ikan di sungai, yang akan diikuti oleh hilangnya kehidupan ikan di sungai. Mengingat ikan merupakan suatu makhluk yang harus dilindungi populasinya, jadi kita sebagai makhluk yang dianugerahi akal dan pikiran harus melindungi dan melestarikan populasi .Untuk itu, di sini akan dijelaskan mengenai pengaruh limbah pabrik terhadap kelangsungan hidup ikan  dan pengaruhnya terhadap populasi ikan di  suatu sungai


1



B.     Rumusan masalah :
Apakah pencemaran limbah pabrik di sungai mempengaruhi populasi ikan di sungai tersebut ?
C.     Tujuan Penelitian:
1.   Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh limbah pabrik terhadap penurunan populasi ikan di suatu sungai.
2.             Untuk mengetahui penyebab berkurangnya populasi ikan di sungai.
D.    Manfaat Penelitian:
1.   Dengan adanya penelitian ini kami berharap agar saya sendiri {khususnya} serta teman – teman dan masyarakat luas agar tahu dan mau memperbaiki perilaku membuang sampah sembarangan, khususnya ke sungai. Sehingga,keanekaragaman hayati terjaga dan lestari, dan ekosistem tetap seimbang. Untuk menambah wawasan kami, dan para pembaca tentang pengaruh limbah pabrik terhadap populasi ikan.
2.   Untuk menyadarkan kepada pemilik pabrik agar tidak membuang limbah produksinya ke sungai.
3.   Dapatmencegahdampakpenguranganpopulasiikandisungaikarenalimbahpabrik.
2
BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA

A.  Kerangka teori
Kerangka teori adalah penjelasan sementara dari gejala yang akan diteliti. Dari penelitian ini kami memperoleh kerangka teori sebagai berikut :
·         Sungai adalah aliran air yang besar dan memanjang, yang mengalir secara terus-menerus dari hulu(sumber) menuju hilir(muara),dan sungai merupakan temapat tinggal makhluk hidup, dan salah satunya adalah ikan. Pencemaran adalah masuk atau dimasukannya makhluk, zat, energi dan/komponen lain ke dalam air, pencemaran juga bisa berarti berubahnya tatanan(komponen) air oleh kegiatan manusia dan proses alam, sehingga kualitas air menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya. Populasi adalah sekumpulan individu dengan ciri-ciri yang sama(spesies) yang hiduo ditempat yang sama dan memiliki kamampuan bereproduksi diantara sesamanya.
Sungai sering dimanfaatkan untuk irigasi, transportasi,budidaya ikan, waduk, PLTA, dan rekreasi.
·         air sungai yang tidak tercemar airnya masih murni dan alami, tidak ada zat-zat kimia yang berbahaya
·         air sungai yang telah tercemar oleh detergen misalnya, mengandung zat kimia yang berbahaya, baik bagi organisme yang hidup di sungai tersebut maupun bagi makhluk hidup lain yang tinggal di sekitar sungai tersebut



3


·         Polusi atau pencemaran adalah keadaan dimana suatu lingkungan sudah tidak alami lagi karena telah tercemar oleh polutan. Polutan atau limbah terbagi dalam beberapa jenis antara lain limbah padat, cair, gas.
Contoh jenis polutan : limbah pertanian, limbah peternakan, limbah rumah tangga , limbah pabrik
·         Populasi: kesatuan makhluk hidup yang sejenis yang tinggal di suatu wilayah dalam kurun waktu tertentu
·         Ekosistem adalah kesatuan dari berbagai populasi di suatu tempat tertentu .Tempat terjadinya interaksi  antar makluk hidup baikberupapredasi ,persaingan  atau pun simbiosis .
·         Dalam penelitian ini kami memakai Ikan Nila ,Ikan Nila memiliki nama ilmiah Oreochromis Sp. Yang dulunya dikenal dengan Tilapia. Ciri khas dari Genus ini adalah yang ikan betina mengerami telur pada mulutnya serta mengasuh anaknyaIkan ini memiliki cirri yaiti: Bentuk tubuh lonjong dan tinggi,kepalanya besar,sisik besar keras dan kasar, mulut lebar dan bibir tebal memiliki duri pada sirip punggung,serta tubuh lebih tebal dan kekar daripada mujair.Ikan nila dapat hidup pada air tawar, payau dan air asin. Ikan Nila adalah ikan yang mudah dicari dan cukup tahan terhadap pencemaran/ kualitas air yang buruk ,karena itu kami memakai ikan nila.

B.              HPOTESIS
Pengertianhipotesisadalahdugaanataujawabansementaradarisuaturumusanmasalah.
*    Ho= Limbah pabrik yang mencemari sungai tidak mempengaruhi populasi ikan didalamnya.
*    H-=Limbah pabrik yang mencemari sungai berpengaruh terhadap populasi ikan didalamnya
4
BAB III
METODE PENELITIAN
JENIS PENELITIAN

Jenis penelitan ada 2 macam yaitu kualitatif dan kuantitatif ,dalam penelitian ini kami memakai jenis kuantitatif, jenis ini adalah penelitian yang dilakukan dengan menggunakan alat ukur dan mengacu pada pengukuran baku biasanya berupa angka/ jumlah.

Populasi
1.  Populasi
Populasi adalah seluruh objek penelitian atau kelompok subjek dimana kesimpulan akan digeneralisasikanataukesatuan makhluk hidup yang sejenis yang tinggal di suatu wilayah dalam kurun waktu tertentu. Dari penelitian ini kami mengambil ikan nilasebagai populasi untuk penelitian.
1.  Sampel
Sampeladalah bagian yang diambil dari populasi. Dari populasi di atas kami mengambil sampel 20 ekor ikan Nila.


5

Variabel

Variabel adalah objek penelitian / apa saja yang menjadi pusat perhatian dan menentukan hasil dari suatu penelitian,variabel ada 3 macam ;
1.variabel manipulasi; variabel yang sengaja diubah-ubah oleh si peneliti
2.variabel respon: variabel yang berubah sebagai akibat  perubahan variabel manipulasi
3.variabel kontrol: variabel yang dapat memengaruhi hasil percobaan ,tetapi variabel kontrol tersebut harus di jaga agar tidak memberikan pengaruh
Dalam penelitian ini berikut variabel kami:
Ø Variabel manipulasi: volume air limbah
Ø Variabel respon: penurunan populasi ikan
Ø Varibel kontrol: pengurangan ikan tidak dipengaruhi oleh banyaknya predator berupa burung bangau,arus sungai yang deras,banyaknya tanaman enceng gondok, suhu air dan kurangnya suplai makanan

6

Rancangan

Waktu
Ikan dalam Air Bersih (Ember 1)
Ikan dalam Limbah Air Deterjen (Ember 2)
08:00:00
08:15:00
08:30:00
08:45:00
                                                                  




·       siapkan detergen cair.
·       Siapkan 10 ekor ikan nila.
·       Siapkan 2 ember .
·       Di setiap ember diberi air dalam jumlah yang sama , ember   diberi 75%  air bersih, ember 2 diberi 75% air bersih , Masukan 10 ikan pada setiap ember.
·       Aliri  ember kedua dengan detergen cair sedikit demi sedikit dengan volume ¼ liter, dan ember pertama tidak dialiri detergen.
·       Amati setiap15 menit lihatlah banyaknya ikan yang mati dari tiap-tiap ember hingga mencapai 45 menit.
Lokasi dan Waktu
Dalam penelitian ini kami berlokasi di teras rumah dan waktu penelitian adalah pukul 08:00
7
Hasil Penelitian

Waktu
Ikan dalam Air Bersih (Ikan 1)
Ikan dalam Limbah Air Deterjen (Ikan 2)
08:00:00
Dimasukkan 10 ekor ikan,Ikan bergerak lincah dan sehat.
Dimasukkan 10 ekor ikan,Ikan berenang dengan lincah dan belum mengalami gejala apapun.
08:15:00
Ikan bergerak lincah dan sehat.
4 ekorIkan berenang mulai melambat dan ikan mengalami kejang-kejang.
08:30:00
Ikan bergerak lincah dan sehat.
4 ekor ikan tadi insangnya  membengkak,  terlihat keluar dan insang ikan berdarah.dan 6 ekor lainnya menunjukkan gejala yang kedua
08:45:00
Ikan bergerak lincah dan sehat dan tidak mengalami gejala apapun.
 8 ekor ikan mati Ikan dan 2 ekor lainnya menunjukkan gejala ketiga



Kesimpulan dan Saran
ikan yang terkena limbah akan mati berbeda dengan tanpa limbah yang tetap hidup sehat, dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa air limbah umumya dan limbah pabrik khususnya dapat mempengaruhi populasi ikan di sungai secara ekstrem. Saran saya adalah sebaiknya limbah tidak dibuang ke sungai, bila terpaksa maka harus dilakukan pengolahan limbah terlebih dahulu sebelum dibuang kesungai agar dampaknya dapat diminimalkan.
8
BAB IV
Daftar pustaka
v Mutiara,tia,dkk,2008,ilmu pengetahuan alam,jakarta;erlangga
v Anggota IKAPI. 2015. Ilmu Pengetahuan Alam Kelas X Semester I. JATENG: CV.MEDIA KARYA
v Afri Yunia Pradani. 2011. Pengaruh Kadar Detergen dalam Air. (Online). http://afriyuniapradani.blogspot.com/2011/05/pengaruh-kadar-deterjen-dalam-air.html. Diakses pada tanggal 17 November 2015 Pukul 14.00 WIB.
v Ahsan S. 2005. Effect of Temperature on Wastewater Treatment with Natural and Waste Materials [Original Paper] . Clean Technology Enviroment Policy. 7:198-202.
v Chaca Tasya. 2012. Ikan NILA. (Online). http://cha2tasya.blogspot.com/2012/04/.html
v Heryani. A, Puji, H. 2008. Pengolahan Limbah Deterjen Sintetik dengan Trickling Filter [Makalah Penelitian].
v Nepi Pujianti. 2011. Metode Ilmiah Pengaruh Larutan. (Online). http://nepipujianti.blogspot.com/2011/11/metode-ilmiah-pengaruh-larutan.html.
v Sigid hariyadi. 2004. BOD dan COD Sebagai Parameter Pencemaran Air Dan Baku Mutu Air Limbah

9