BAB I
KELAS
KATA
1.
Nomina (kata benda)
Adalah kata yang mengacu pada benda
, konsep ataupun pengertian. Perilaku/ciri nomina adalah:
v Dapat
diperluas dengan yang + sifat
Contoh:
gedung yang tinggi , dunia yang luas,
makanan yang lezat.
v Pengingkarnya
: bukan
Contoh:
bukan saya, bukan kue itu, bukan rumah.
v Dalam
kalimat dapat menduduki jabatan subyek, obyek, atau pelengkap
Contoh:
kiper menangkap bola, Indonesia berdasarkan pancasila.
v Morfem-morfem
pembentuk nomina :
peN-
: penulis, pemahat, penasehat, perias, penari, penjahat.
Pe-
: perawat, pesuruh, petinju
peN-an
: penanaman, pemalsuan, pendahuluan.
Per-an
: perubahan, perumpamaan, peralihan.
Ke-an
: keamanan, kemauan, kesadaran
Ter-
: tersangka, terbukti, terdakwa.
Ke-
: ketua, kekasih.
-wan
: olahragawan, hartawan, wartawan.
-an:
makanan
Pelatihan
a. Pilihlah
bentuk nomina yang tepat untuk kata-kata
didalam kurung!
Hary
Tanoe Soedibjo , seorang (gerak) partai
politik untuk maju dan (kembang) .
Akhirnya membuat banyak (giat) sosial di Indonesia (jalan) dengan lancar
, akhir-akhir ini beliau menjadi (pimpin) dari suatu partai politik yang
bernama perindo.
b. Dari soal diatas maka ini perbaikan atau
jawabannya.
Hary
Tanoe Soedibjo ,seorang penggerak partai
politik untuk maju dan berkembang . Akhirnya membuat banyak kegiatan sosial di
Indonesia berjalan dengan lancar , akhir-akhir ini beliau menjadi pemimpin dari
suatu partai politik yang bernama perindo.
2.
Verba
(kata kerja)
Kata ini menyatakan perbuatan , proses, dan
dapat juga menyatakan keadaan. Perilaku/ ciri verba adalah:
v Dapat
diberi aspek waktu (akan, telah,sedang)
Contoh :
akan tidur, sedang makan, telah pergi.
v Pengingkarnya
tidak
Contoh :
tidak makan, tidak pergi.
v Dalam
kalimat dapat menduduki jabatan predikat, misalnya : ibu mengajar, ayah berburu
v Morfem-
morfem pembentuk verba:
meN :
mendapat, menanam.
di- :
ditahan ,diminta.
ber:
bertahan, berpadu, bersatu.
Ter- :
termakan,tertembak.
Per- :
perketat, perkuat.
-kan :
tinggikan, tuliskan
-i :
tanami, temani
Memper-kan/i:
mempermalukan, memperlakukan, mempersenjatai, memperingati
Diper-kan/i :
dipermalukan, diperlakukan, dipersenjatai, diperingati
Me-kan/i :
melakukan, melukai, menugaskan, menugasi
di-kan/i :
ditugaskan, ditugasi.
Member-kan:
memberlakukan, memberdayakan.
Diber-kan :
diberlakukan, diberdayakan
v Verba keadaan hampir sama dengan adjektiva ,
tetapi tidak dapat diberi afiks ter- untuk menyatakan “paling” . Misal : suka ,
meledak, menyenangkan, mengagumkan, mempesona, tidak bisa menjadi : tersuka ,
termenyenangkan, dst.
Secara garis besar verba dikelompokkan
menjadi dua , yaitu verba transitif, dan verba intransitif.
a. Verba transitif : verba yang memerlukan
objek/pelengkap , misalnya: menjinakkan...(objek), menyanyikan...(objek),
mempromosikan...(objek), berdasarkan...(pelengkap)
b. Verba
intransitif : verba yang tidak memerlukan objek/pelengkap, misalnya : tidur,
lari, makan, minum.
Verba
transitif dibedakan menjadi :
1. Verba
ekatransitif : memerlukan objek, misalnya : membawa, membeli, menguji, mencari,mencuri.
2. Verba
dwi transitif : verba yang memerlukan
objek dan pelengkapnya , misal :
...membelikan adik layang-layang
O P
...
menuduh saya pencuri
O P
Perbedaan
objek dengan pelengkap
Objek dapat menduduki
subjek jika kalimat dipasifkan , sedangkan pelengkap tidak.
Misalnya:
1.
Ayah
membelikan adik mainan => Adik dibelikan mainan oleh ayah
O
S
2. Negara
Indonesia berdasarkan pancasila => Pancasila...Indonesia. (?)
pel
Pelatihan
·
Pilihlah
bentuk verba yang tepat untuk kata-kata didalam kurung!
Shark
Thale, sebuah film animasi yang (kisah) seekor ikan lugu (nama) Oscar, berhasil
(raja) box office selama tiga minggu . fabel yang (sutradara) oleh Bibo
Borgeon, dkk. Ini banyak (suka) anak-anak karena gambarya yang kaya warna.
·
Dari soal diatas maka ini perbaikan atau
jawabannya.
Shark Thale, sebuah film animasi yang
(mengkisah) seekor ikan lugu (bernama) Oscar, berhasil (merajai) box office
selama tiga minggu . fabel yang (disutradarai) oleh Bibo Borgeon, dkk. Ini
banyak (disukai) anak-anak karena gambarya yang kaya warna.