Kata pengantar
Puji
syukur mari kita panjatkan kehadirat allah swt, sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah laporan penelitian yang berjudul “pencemaran limbah
pabrik di sungai serta dampaknya pada populasi ikan” walaupun dalam bentuk yang seederhana.
Karya
ilmiah ini ditulis untuk mejelaskan pengaruh pencemaran limbah pabrik di sungai
serta dampaknya pada populasi ikan, menambah wawasan bagi penulis mengenai
pengaruh jenis air terhadap kelangsungan hidup ikan serta untuk memenuhi tugas
dari guru mata pelajaran ipa.
Ucapan terima kasih untuk
semua pihak yang telah membantu penulis karya ilmiah ini, sehingga dapat
terselesaikan dengan baik.Seperti peribahasa, tak ada gading yang
tak retak. Karya ilmiah ini tentu masih banyak kekurangannya.Kritik dan saran yang bersifat membangun demi
baiknya karya ilmiah berikutnya sangat penulis
harapkan untuk kesempurnaan karya ilmiah ini.
Sekian, semoga karya ilmiah ini dapat
memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi pembaca.
Pacitan, November 2015
Penulis
ii
DAFTARISI
JUDUL……………………………………………………………i
KATA
PENGANTAR........................................................... ii
DAFTAR
ISI......................................................................... iii
BAB
I PENDAHULUAN..................................................... 1
A. Latar
Belakang Masalah................................................ 1
B. Rumusan
Masalah........................................................... 2
C. Tujuan
Penelitian......................... ……………………….2
D. Manfaat
Penelitian...........................................................2
BAB
II TINJAUAN PUSTAKA..................................... 3
A. Kerangka
Teori................................................................ .3
B. Hipotesis............................................................................4
BAB
III METODE PENELITIAN................................. 5
A. Jenis
Penelitian............................................................... 5
B. Populasi
dan Sampel....................................................... 5
C. Variabel............................................................................. 6
D. Rancangan........................................................................ 7
E. Lokasi
Dan Waktu............................................................7
F. Hasil
Penelitian................................................................8
G. Kesimpulan
dan Saran.....................................................8
BAB
IV DAFTAR PUSTAKA........................................... 9
iii
PENDAHULUAN
A. Latar
belakang:
Ekosistem merupakanhal
penting dalam kehidupan. Ekosistem merupakan kesatuan populasi dan habitat.
Adanya perusakan ekosistem baik pada
populasi maupun pada habitat dapat menyebabkan keseimbangan ekosistem terganggu
serta keaneka ragaman hayati berkurang
Pencemaran air dapat diartikan sebagai masuknya suatu mahluk
hidup, zat cair atau zat padat, suatu energi atau komponen lain ke dalam air.
Sehingga kualitas air menjadi turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan
air tidak berfungsi lagi sesuai dengan kegunaannya. Tercemarnya suatu air,
dapat terjadi secara alami atau disebabkan oleh alam maupun adanya campur
tangan manusia, akibatnya air mengalami penurunan akan kualitasnya. Adanya
benda-benda asing yang mengakibatkan air tersebut tidak dapat digunakan sesuai
dengan peruntukannya secara normal disebut dengan pencemaran air, karena
kebutuhan makhluk hidup akan air sangat bervariasi, maka batas pencemaran untuk
berbagai jenis air juga berbeda-beda. Sebagai contoh, air sungai di pegunungan
yang belum tercemar tidak dapat digunakan langsung sebagai air minum karena
belum memenuhi persyaratan untuk dikategorikan sebagai air minum. Salah satu
pencemaran air yang sering terjadi ialah pencemaran air sungai. Air sungai
menjadi tempat pembuangan akhir dari berbagai macam limbah baik dari limbah
rumah tangga (limbah padat maupun limbah cair), limbah industriindustri kecil
maupun industri-industri besar disekitar sungai, serta limbah yang berasal dari
pegunungan yang berupa vulkanik.
Permasalahaan yang dihadapi dalam
penelitian ini adalah tentang pencemaran limbah di sungai yang mengakibatkan
populasi ikan semakin menurun. Melambatnya perkembangan populasi ikan sebagai
dampak peningkatan pencemaran limbah pabrik terutama limbah pabrik yang
membuang limbahnya di sungai, diperparah lagi dengan makin banyak juga limbah
rumahan berupa sabun detergen yang dibuang ke sungai. Pencemaran ini akan
menyebabkan terjadinya penurunan populasi ikan di sungai, yang akan diikuti
oleh hilangnya kehidupan ikan di sungai. Mengingat ikan merupakan suatu makhluk
yang harus dilindungi populasinya, jadi kita sebagai makhluk yang dianugerahi
akal dan pikiran harus melindungi dan melestarikan populasi .Untuk itu, di sini akan dijelaskan mengenai pengaruh limbah pabrik terhadap
kelangsungan hidup ikan dan pengaruhnya
terhadap populasi ikan di suatu sungai
1
B.
Rumusan masalah :
Apakah
pencemaran limbah pabrik di sungai mempengaruhi populasi ikan di sungai
tersebut ?
C.
Tujuan Penelitian:
1.
Penelitian ini mempunyai tujuan untuk
mengetahui pengaruh limbah pabrik terhadap penurunan populasi ikan di suatu
sungai.
2.
Untuk
mengetahui penyebab berkurangnya populasi ikan di sungai.
D.
Manfaat Penelitian:
1. Dengan
adanya penelitian ini kami berharap agar saya sendiri {khususnya} serta teman –
teman dan masyarakat luas agar tahu dan mau memperbaiki perilaku membuang
sampah sembarangan, khususnya ke sungai. Sehingga,keanekaragaman hayati terjaga
dan lestari, dan ekosistem tetap seimbang.
Untuk menambah wawasan kami, dan para pembaca tentang pengaruh limbah pabrik
terhadap populasi ikan.
2. Untuk menyadarkan kepada pemilik pabrik
agar tidak membuang limbah produksinya ke sungai.
3. Dapatmencegahdampakpenguranganpopulasiikandisungaikarenalimbahpabrik.
2
BAB 2
TINJAUAN
PUSTAKA
A. Kerangka teori
Kerangka
teori adalah penjelasan sementara dari gejala yang akan diteliti. Dari
penelitian ini kami memperoleh kerangka teori sebagai berikut :
·
Sungai adalah aliran air yang besar dan memanjang,
yang mengalir secara terus-menerus dari hulu(sumber) menuju hilir(muara),dan
sungai merupakan temapat tinggal makhluk hidup, dan salah satunya adalah ikan.
Pencemaran adalah masuk atau dimasukannya makhluk, zat, energi dan/komponen
lain ke dalam air, pencemaran juga bisa berarti berubahnya tatanan(komponen)
air oleh kegiatan manusia dan proses alam, sehingga kualitas air menjadi kurang
atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya. Populasi adalah sekumpulan
individu dengan ciri-ciri yang sama(spesies) yang hiduo ditempat yang sama dan
memiliki kamampuan bereproduksi diantara sesamanya.
Sungai
sering dimanfaatkan untuk irigasi, transportasi,budidaya ikan, waduk, PLTA, dan
rekreasi.
·
air sungai yang
tidak tercemar airnya masih murni dan alami, tidak ada zat-zat kimia yang
berbahaya
·
air sungai yang
telah tercemar oleh detergen misalnya, mengandung zat kimia yang berbahaya,
baik bagi organisme yang hidup di sungai tersebut maupun bagi makhluk hidup
lain yang tinggal di sekitar sungai tersebut
3
·
Polusi atau pencemaran adalah keadaan
dimana suatu lingkungan sudah tidak alami lagi karena telah tercemar oleh
polutan. Polutan atau limbah terbagi dalam beberapa jenis antara lain limbah padat, cair, gas.
Contoh jenis polutan : limbah pertanian, limbah
peternakan, limbah rumah tangga , limbah pabrik
·
Populasi:
kesatuan makhluk hidup yang sejenis yang tinggal di suatu wilayah dalam kurun
waktu tertentu
·
Ekosistem adalah kesatuan dari berbagai populasi di suatu tempat tertentu .Tempat terjadinya interaksi antar makluk hidup baikberupapredasi ,persaingan atau pun simbiosis .
·
Dalam
penelitian ini kami memakai Ikan Nila ,Ikan Nila memiliki nama ilmiah Oreochromis Sp. Yang dulunya dikenal
dengan Tilapia. Ciri khas dari Genus ini adalah yang ikan betina mengerami
telur pada mulutnya serta mengasuh anaknyaIkan ini memiliki cirri yaiti: Bentuk
tubuh lonjong dan tinggi,kepalanya besar,sisik besar keras dan kasar, mulut
lebar dan bibir tebal memiliki duri pada sirip punggung,serta tubuh lebih tebal
dan kekar daripada mujair.Ikan nila dapat hidup pada air tawar, payau dan air
asin. Ikan Nila adalah ikan yang mudah dicari dan cukup tahan terhadap
pencemaran/ kualitas air yang buruk ,karena itu kami memakai ikan nila.
B.
HPOTESIS
Pengertianhipotesisadalahdugaanataujawabansementaradarisuaturumusanmasalah.
Ho=
Limbah pabrik yang mencemari sungai tidak mempengaruhi populasi ikan didalamnya.
H-=Limbah
pabrik yang mencemari sungai berpengaruh terhadap populasi ikan didalamnya
4
BAB III
METODE
PENELITIAN
JENIS PENELITIAN
Jenis
penelitan ada 2 macam yaitu kualitatif dan kuantitatif ,dalam penelitian ini
kami memakai jenis kuantitatif, jenis ini adalah penelitian yang dilakukan
dengan menggunakan alat ukur dan mengacu pada pengukuran baku biasanya berupa
angka/ jumlah.
Populasi
1. Populasi
Populasi
adalah seluruh objek penelitian atau kelompok subjek dimana kesimpulan akan
digeneralisasikanataukesatuan
makhluk hidup yang sejenis yang tinggal di suatu wilayah dalam kurun waktu tertentu. Dari penelitian ini kami mengambil ikan nilasebagai populasi untuk penelitian.
1. Sampel
Sampeladalah bagian yang diambil dari populasi.
Dari populasi di atas kami mengambil sampel 20 ekor ikan Nila.
5
Variabel
Variabel
adalah objek penelitian / apa saja yang menjadi pusat perhatian dan menentukan
hasil dari suatu penelitian,variabel ada 3 macam ;
1.variabel
manipulasi; variabel yang
sengaja diubah-ubah oleh si peneliti
2.variabel respon: variabel yang berubah sebagai
akibat perubahan variabel manipulasi
3.variabel kontrol: variabel yang dapat memengaruhi hasil
percobaan ,tetapi variabel kontrol tersebut harus di jaga agar tidak memberikan
pengaruh
Dalam penelitian ini berikut variabel
kami:
Ø Variabel manipulasi: volume air limbah
Ø Variabel respon: penurunan populasi ikan
Ø Varibel kontrol: pengurangan ikan tidak dipengaruhi
oleh banyaknya predator berupa burung bangau,arus sungai yang deras,banyaknya
tanaman enceng gondok, suhu air dan kurangnya suplai makanan
6
Rancangan
|
Waktu
|
Ikan dalam Air Bersih (Ember 1)
|
Ikan dalam Limbah Air Deterjen (Ember
2)
|
|
08:00:00
|
|
|
|
08:15:00
|
|
|
|
08:30:00
|
|
|
|
08:45:00
|
|
|
· siapkan
detergen cair.
· Siapkan
10 ekor ikan nila.
· Siapkan
2 ember .
· Di
setiap ember diberi air dalam jumlah yang sama , ember diberi 75%
air bersih, ember 2 diberi 75% air bersih , Masukan 10 ikan pada setiap
ember.
· Aliri ember kedua dengan detergen cair sedikit demi
sedikit dengan volume ¼ liter, dan ember pertama tidak dialiri detergen.
· Amati
setiap15 menit lihatlah banyaknya ikan yang mati dari tiap-tiap ember hingga
mencapai 45 menit.
Lokasi dan Waktu
Dalam penelitian ini kami
berlokasi di teras rumah dan waktu penelitian adalah pukul 08:00
7
Hasil
Penelitian
|
Waktu
|
Ikan dalam Air Bersih (Ikan 1)
|
Ikan dalam Limbah Air Deterjen
(Ikan 2)
|
|
08:00:00
|
Dimasukkan 10 ekor ikan,Ikan bergerak lincah dan sehat.
|
Dimasukkan 10 ekor ikan,Ikan berenang dengan lincah dan belum mengalami gejala apapun.
|
|
08:15:00
|
Ikan bergerak lincah dan sehat.
|
4 ekorIkan berenang
mulai melambat dan
ikan mengalami kejang-kejang.
|
|
08:30:00
|
Ikan bergerak lincah dan sehat.
|
4 ekor
ikan tadi insangnya membengkak, terlihat keluar dan insang ikan
berdarah.dan 6 ekor lainnya menunjukkan gejala yang kedua
|
|
08:45:00
|
Ikan bergerak lincah dan sehat dan tidak mengalami gejala apapun.
|
8 ekor ikan mati
Ikan dan 2 ekor lainnya menunjukkan gejala ketiga
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Kesimpulan
dan Saran
ikan yang terkena limbah akan mati berbeda dengan tanpa
limbah yang tetap hidup sehat, dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa air
limbah umumya dan limbah pabrik khususnya dapat mempengaruhi populasi ikan di
sungai secara ekstrem. Saran saya adalah sebaiknya limbah tidak dibuang ke
sungai, bila terpaksa maka harus dilakukan pengolahan limbah terlebih dahulu
sebelum dibuang kesungai agar dampaknya dapat diminimalkan.
8
BAB IV
Daftar
pustaka
v Mutiara,tia,dkk,2008,ilmu
pengetahuan alam,jakarta;erlangga
v Anggota IKAPI. 2015. Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas X Semester I. JATENG: CV.MEDIA KARYA
v Ahsan
S. 2005. Effect of Temperature on Wastewater Treatment with Natural and Waste
Materials [Original Paper] . Clean Technology Enviroment Policy. 7:198-202.
v Heryani.
A, Puji, H. 2008. Pengolahan Limbah Deterjen Sintetik dengan Trickling Filter
[Makalah Penelitian].
v Sigid
hariyadi. 2004. BOD dan COD Sebagai Parameter Pencemaran Air Dan Baku Mutu Air
Limbah
9